CARA MEMBUAT CONTROLLER LARAVEL PRAKTIS DAN MUDAH
Tutorial Membuat Controller Pada Laravel – TechChild
Pada seri tutorial Laravel part 3 ini, kita akan belajar tentang controller dalam Laravel. Setelah sebelumnya kita mengenal route dan view, kini saatnya memahami bagian penting lainnya dari konsep MVC di Laravel, yaitu controller.
Kita juga akan mencoba beberapa contoh penggunaan serta cara membuat controller Laravel dengan dua metode berbeda.
Pengertian Controller Pada Laravel
Controller di Laravel memiliki peran yang sama dengan controller pada framework PHP lain seperti CodeIgniter, karena Laravel juga menggunakan pola arsitektur MVC (Model-View-Controller).
Controller adalah jembatan penghubung antara View dan Model.
Fungsinya adalah sebagai pengatur alur logika dan pengolahan data sebelum ditampilkan ke user melalui View. Biasanya, ketika kita perlu mengolah data, controller lah yang menangani prosesnya terlebih dahulu.
Secara default, file controller di Laravel disimpan di direktori:
app/Http/Controllers/
Bila ingin mengetahui lebih dalam, kamu bisa cek dokumentasi resmi Laravel (dalam bahasa Inggris):
📄 Dokumentasi Controller Laravel: https://laravel.com/docs/5.7/controllers
Cara Membuat Controller Laravel
Ada 2 cara utama membuat controller di Laravel:
1. Membuat Secara Manual
Buka direktori app/Http/Controllers/
dan buat file baru, misalnya:
PegawaiController.php
Isi file PegawaiController.php
sebagai berikut:
<?php
namespace App\Http\Controllers;
use Illuminate\Http\Request;
class PegawaiController extends Controller
{
// Isi controller pegawai
}
Pastikan nama class dan nama file menggunakan huruf kapital di awal sesuai konvensi Laravel.
2. Menggunakan PHP Artisan
Laravel menyediakan perintah Artisan untuk mempermudah pembuatan file, termasuk controller.
Artisan adalah command-line interface Laravel yang sangat powerful dan efisien.
Untuk membuat controller menggunakan Artisan, buka terminal atau command prompt dan arahkan ke direktori project Laravel-mu, lalu ketik:
php artisan make:controller DosenController
Maka file DosenController.php
akan langsung dibuat di app/Http/Controllers
.
Cara Menggunakan Controller Laravel
Sekarang mari kita lihat bagaimana cara menggunakan controller dalam routing.
Buka file:
routes/web.php
Tambahkan kode berikut:
Route::get('dosen', 'DosenController@index');
Artinya, ketika user mengakses URL http://localhost:8000/dosen
, maka Laravel akan memanggil method index
dalam DosenController
.
Sekarang, buka file DosenController.php
dan tambahkan method index()
:
<?php
namespace App\Http\Controllers;
use Illuminate\Http\Request;
class DosenController extends Controller
{
public function index() {
return "Halo ini adalah method index, dalam controller DosenController. - www.techchild.id";
}
}
Coba akses di browser:
http://localhost:8000/dosen
Maka akan tampil:
Halo ini adalah method index, dalam controller DosenController. - www.techchild.id
Kesimpulan
Kita telah belajar:
✅ Apa itu controller dalam Laravel
✅ Cara membuat controller secara manual dan dengan Artisan
✅ Cara menghubungkan route dengan controller
Terima kasih sudah membaca Tutorial Laravel Part 3 di TechChild.id. Pada tutorial selanjutnya, kita akan belajar lebih lanjut tentang penggunaan controller untuk memproses data dan menampilkan ke view.
Selamat mencoba dan tetap semangat belajar Laravel bersama TechChild! 🚀
Komentar
Posting Komentar